Profesor Ugm Bagi Suggestions Berjemur Agar Bisa Perkuat Sistem Imun Tubuh

“Vitamin D ini punyak efek imunomodulator yang bisa memperbaiki sistem imun tubuh,” kata Madarina, (31/3). “Vitamin D ini punya efek imunomodulator yang bisa memperbaiki sistem imun tubuh,” jelas Madarina, dikutip dari situs resmi UGM, pada Selasa (31/3). Paling tidak sepertiga dari kulit harus terkena sinar matahari untuk penyerapan maksimal. Daerah punggung dapat menjadi area yang cukup luas untuk melakukan hal itu. Selain itu, rajin berolahraga berdampak positif bagi kesehatan psychological karena olahraga terbukti dapat meringankan stres, memperbaiki suasana hati, meningkatkan rasa percaya diri, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.

Posting-an ini beredar di tengah–tengah pandemik virus Corona atau COVID-19 yang dihadapi oleh Indonesia. Studi yang dimuat dalam dermatology online journal, kekurangan vitamin D ternyata dapat menyebabkan rambut rontok. Pasalnya, Situs Bola Online vitamin D berperan penting dalam merangsang folikel rambut baru dan lama. Para peneliti dari studi tersebut menyebutkan gelombang cahaya biru yang menembus kulit dan mencapai sel lemak di bawahnya, akan membuat lemak mengecil.

Meski demikian, hingga saat ini, belum ada studi yang membuktikan bahwa sinar UV dan panas dari sinar matahari dapat membunuh virus Corona, baik di udara maupun di dalam tubuh. Namun berjemur dapat memberikan dampak positif pada jam tidur-bangun Anda, sehingga terhindar dari covid-somnia. Manfaat berjemur sinar matahari pagi selanjutnya dapat bantu hilangkan depresi ringan. Kekurangan sinar matahari akan dapat menyebabkan gangguan yang disebut Seasonal Affective Disorder atau SAD. Supaya vaksin tersebut bisa bekerja lebih efektif, terdapat beberapa hal yang kamu perlu lakukan sebelum dan sesudah mengikuti vaksin. Jika kamu masuk dalam kategori suspek atau terduga terpapar virus Covid-19 dan mengalami gejala seperti flu, batuk, demam, pilek, kemudian merasa lemas dan sesak napas, maka segera periksakan diri kamu ke dokter.

Nah, agar berjemur tidak membuat kulit kusam, menurut Prof. dr. Madarina, cobalah lakukan berjemur sambil melakukan aktivitas lain, seperti berkebun, menjemur pakaian, atau aktivitas lainnya. Sistem imunitas tubuh memiliki berbagai cara untuk mengatasi ancaman bakteri dan virus. Mengutip Times of India, minuman ini sarat dengan bahan-bahan yang memiliki khasiat kesehatan dengan sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang dimilikinya.

“Yang berjilbab mukanya kan juga terbuka cukup terpapar sinar matahari,” ujarnya. Pasalnya, lemak akan dilepaskan dari sel dan sel tubuh tidak akan menyimpan banyak lemak. Oleh karena itu, beran badan bisa menurun kalau kamu rajin berjemur, loh. Mendapat sinar matahari yang cukup dapat pula meringankan gejala depresi. Sebuah ulasan dari Indian journal of psychological drugs mengungkapkan kekurangan vitamin D berisiko terhadap depresi. Gunakan topi dan kacamata untuk menghindari dari paparan langsung sinar matahari.

Berjemur matahari efektif meningkatkan imunitas tubuh

Menurut National Institute of Health, olahraga dapat merangsang kerja antibodi dan sel darah putih di dalam tubuh. Olahraga pun dapat mengeluarkan bakteri dari saluran pernafasan dan mengurangi risiko penyakit. Tak perlu berjemur lama-lama, selama 10 hingga 15 menit berjemur saja sudah cukup setiap harinya untuk meningkatkan imun tubuh dengan efektif.

Banyak yang menganggap waktu terbaik untuk mendapatkan sinar matahari adalah pagi hari. Namun, tak sedikit yang menyarankan agar berjemur di bawah sinar matahari pada siang hari. Menyibukan diri dengan melakukan kegiatan produktif secara tidak langsung dapat meningkatkan imunitasitas. Karena, melakukan kegiatan produktif dapat menurunkan tingkat stres dalam diri kita. Salah satu penyebab tidak stabilnya imunitas dalam tubuh adalah stres.

Yutan