Suggestions Belajar Sehat Dirumah Selama Pandemi Covid 19

Orang yang baik akan memikat anak Anda, dan tidak seperti layar visible, mereka merangsang imajinasi dan mendorong kecintaan akan buku dan cerita. Tapi anak-anak membutuhkan segala macam pengalaman lain, mulai dari membangun dengan balok untuk berhubungan dengan anak-anak lain menuju usaha kreatif . Tubuh mereka dirancang untuk bergerak, dan jika tidak, mereka memiliki waktu lebih sulit untuk mempertahankan perhatian dan tetap dalam suasana hati yang baik. Misalnya, yang kalah wajahnya akan diberi bedak tebal, atau dicoret dengan spidolface painting, dan lain-lain.

Apabila mood belajar telah rusak, maka si anak akan malas unuk melanjutkan belajar. Agar semangat belajar tetap terus ada, maka setiap anak harus memiliki motivasi yang kuat, tidak menjadikan aktifitas tersebut menjadi beban. Dengan tidak bertemu secara langsung, para murid sulit memahami maksud dan tujuan dari instruksi para guru.

Dengan waktu dan tempat belajar yang fleksibel, orang tua bisa menyesuaikan sendiri kapan mereka mau belajar. Dengan ability bahasa Inggris orang tua yang mumpuni, mengajarkan bahasa Inggris pada anak akan terasa lebih mudah bukan? Untuk mempermudah anak mengingat kosakata bahasa Inggris, orang tua bisa menyesuaikan dengan topik kesukaan anak-anak. Hal ini bisa orang tua lakukan lewat menyanyi, membacakan buku cerita, atau mendengarkan lagu.

Mengeluarkan produk peningkatan kualitas pengasuhan dan pemberdayaan diri, bagi orangtua dan pendidik. Bukan hanya balita saja yang dapat bermain pompom, tapi anak yang berusia di atas lima tahun juga bisa memainkannya. Misalnya, pompom bisa digunakan untuk membuat kreasi atau alat dalam bermain peran. Dimulai dari hal yang sebaiknya tidak anak lakukan ke perbuatan yang boleh anak lakukan. Karena mengucapkan basmalah dan hamdalah tidak hanya diucapkan di awal ataupun di akhir ketika kita melakukan suatu kegiatan tetapi juga di banyak waktu lainnya, sesuai tuntunan Rasulullaah.

Saran saya jika di laksanakan kbm di rumah, tidak mungkin terjadi, karena semua guru tdak tahu apa yg di lakukan oleh muridnya. Sering kali jam pelajaran daring bertabrakan dengan pelajaran lain nya dan kadang setiap daring ada yang tidak tentu jamnya dan membuat binggung. Cukup sulit, karena lemah nya jaringan di tempat tinggal saya sehingga saya sering tertinggal informasi dari sekolah maupun dari guru pembimbing. Gunakan benda-benda yang bisa ditemukan di lingkungan rumah, seperti potongan batu bata, daun, piring plastik, dan batu berukuran sedang.

Untuk itu, siswa diharapkan tidak malu untuk bertanya kepada orang yang dianggapnya mampu memecahkan kesulitan yang dihadapi. Atau siswa juga dapat berinovasi mencari media-media yang dapat digunakan untuknya belajar, misalnya mencari referensi-referensi tugas di internet dan lain sebagainya. Memanfaatkan situasi sehari-hari dengan mendeskripsikannya dalam bahasa Inggris akan membuat belajar bahasa menjadi lebih mudah. Hal tersebut dikarenakan anak terbiasa berbicara topik apapun dengan latihan berbicara di setiap situasi dan kondisi sehari-hari. Mungkin sekian saja tips-tips agar para siswa tidak merasa jenuh dan bosa saat KBM berlangsung. Hal yang perlu diingat disini adalah semua guru harus memiliki banyak kreatifitas dalam menunjang proses belajar-mengajar di kelas.

Cara agar anak tidak bosan sekolah online

Dalam hal ini tentu saja memerhatikan kondisi anak dan orangtua. Belajar di rumah bisa terasa menyenangkan jika dilakukan dengan beberapa tips berikut. Parent Pinters dapat memilih produk pendanaan pendidikan Pintek dengan biaya dan angsuran ringan, bahkan hingga bunga 0%. Jadi jangan ragu untuk meniti jalan meraih kesuksesan dan cita-cita buah hati Anda bersama Pintek. Kunjungi situs resmi kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. Nah, seperti yang kita ketahui pandemin ini membuat ekonomi menurun tetapi biaya pendidikan anak tetap harus dibayar.

Menurutnya, sebagian anak akan merasa kesulitan dalam melakukan SFH karena anak tidak memiliki motivasi dari lingkungan. Biasanya, anak belajar bersama teman-temannya, namun sekarang mereka menemukan situasi baru. “Di sekolah kami Insya Allah sudah menyampaikan hak siswa untuk mendapat pembelajaran, membuat jadwal daring sedemikian rupa agar siswa tidak berat dalam melaksanakannya,” ungkapnya. Banyak juga orang tua yang menduga anak-anak sebenarnya takut dengan suasana belajar yang baru. Kondisi ini membuat mereka tidak bersemangat dalam belajar atau malas-malasan.

Nah, sebagai pengajar tentu kita dituntut untuk menguasai teknologi pembelajaran agar tak ketinggalan zaman. Utamanya di masa pandemi seperti saat ini, penguasaan teknologi sangat penting untuk menunjang proses pembelajaran karena proses belajar mengajar dilakukan via on-line. Biasanya pembelajaran antara guru dan siswa menggunakan aplikasi pembelajaran seperti Google Classroom, Zoom, Microsoft Team, dan lain-lain. Beberapa siswa yang tidak memiliki handphone melakukan pembelajaran secara berkelompok, sehingga mereka melakukan aktivitas pembelajaran pun bersama. Mulai belajar melalui videocall yang dihubungkan dengan guru yang bersangkutan, diberi pertanyaan satu persatu, hingga mengapsen melalui VoiceNote yang tersedia di WhatsApp.

Yutan