Berjemur Yang Terbaik Itu Ternyata Bukan Di Pagi Hari

Sebenarnya, wajar apabila kita merasakan efek samping dari vaksin (tidak hanya pada vaksin Covid-19). Namun, ada 5 cara untuk menjaga tubuh tetap fit setelah vaksin, atau setidaknya meredakan efek sampingnya. PONTIANAK, insidepontianak.com – Salah satu untuk menekan laju pandemi adalah dengan cara vaksin. Vaksinasi Covid-19 merupakan upaya pemerintaah untuk membuat booster dan antibodi kuat. Sebab, setiap lokasi memiliki kualitas sinar UV yang berbeda-beda. “Kita harus ingat, nenek moyang leluhur bangsa Indonesia dulu setiap di depan rumah ada gentong berisi air untuk mencuci tangan dan kaki.

Sebuah hasil studi menyebutkan bahwa kandungan vitamin D3 dari sinar matahari ternyata memiliki peran penting untuk kepadatan tulang dan dapat mengatur penyerapan kalsium. Dilansir dariHealthline, memang benar bahwa sinar matahari adalah salah satu sumber vitamin D, vitamin yang terbukti bisa memperkuat sistem imun kita. Tidak hanya bayi baru lahir, remaja dan orang dewasa juga perlu paparan sinar matahari yang bisa Anda dapatkan dengan berjemur.

Namun nyatanya, jenis vitamin ini juga mampu menghindarkan Anda dari serangan berbagai penyakit kronis. Ini karena vitamin D merupakan pro-hormon yang meningkatkan imunitas tubuh. Sinar matahari yang direkomendasikan oleh para ahli adalah mulai dari pukul 10 pagi hingga pukul 3 sore. Waktu ini dianggap waktu yang tepat untuk mendapatkan manfaat matahari Link Kong4D dan mengurangi risiko bahaya paparan sinar ultraviolet. Menurut William B. Grant, seorang peneliti dari Pusat Penelitian Kesehatan di California, sinar UVA memiliki peran penting dalam meningkatkan risiko melanoma dibandingkan dengan UVB. Kita beruntung bisa tinggal di wilayah Indonesia, di mana kita bisa menikmati sinar matahari dengan sepuasnya.

Berjemur matahari paling baik jam 10 pagi - 2 siang

Kandungan kalium yang masuk ke dalam tubuh bisa membuat tulang anda menjadi sehat dan terhindar dari kerapuhan dan pengeroposan tulang. Jika tulang sehat dan terjaga, tulang bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Wanita yang sering berjemur di pagi hari akan terhindar dari osteoporosis dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah berjemur untuk mendapatkan vitamin D.

Perlu diingat ya, bukan pada pukul tujuh pagi, melainkan pada pukul 10 pagi. Pagi hari merupakan waktu yang paling tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari. Sinar matahari pagi menghasilkan sinar UV yang menyentuh permukaan kulit dan diubah oleh tubuh menjadi vitamin D.

American Pregnancy Association juga menjelaskan bahwa cukup asupan vitamin D memiliki manfaat yang sangat baik bagi perkembangan sistem imun dan tulang janin. Sudah banyak yang tahu bahwa sinar matahari juga penting untuk menyerap vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Tidak hanya untuk orang pada umumnya, vitamin D juga sangat dibutuhkan bagi ibu hamil untuk perkembangan bayinya. Jika tidak berlebihan, terekspos sinar matahari memang dipercaya dapat memberi manfaat bagi tubuh. Paparan sinar matahari di pagi hari dinilai mampu membangun moodbaik dan semangat seseorang. Sebenarnya, kulit kita memiliki senjata untuk melindungi diri dari cahaya matahari yang berbahaya, terutama cahaya ultraviolet A yang bisa berisiko menyebkan kanker kulit.

Yutan