Ajari Anak Four Cara Menjaga Kesehatan Gigi!

Ibu juga bisa membawa si Kecil ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya. Jika gigi si kecil mulai tumbuh, Ibu bisa menggunakan finger toothbrush untuk membersihkan gigi si kecil. Dengan menggunakan sikat gigi ini si kecil merasa lebih nyaman ketika kita membersihkan giginya yang baru tumbuh, karena aman ketika bersentuhan dengan gusi bayi dan tidak menyakiti bagian dalam mulutnya. Hal-hal yang dapat dilakukan orang tua, ujarnya, antara lain mengatur pola makan yang sehat untuk gigi, menggosok gigi dengan baik dan benar, sikap dan perilaku kesehatan yang positif, dan kontrol ke dokter gigi. Pada masa pandemi, kontrol ke dokter gigi sebaiknya ditunda dulu untuk melindungi pasien anak dan dokter gigi, karena Covid-19 menular melalui droplet pada saluran pernafasan, termasuk air liur dari mulut. Iklan dari HonestDocs Paket Scalling dan Vitamin C Shot di Medizen Clinic Pembersihan karang gigi dilakukan untuk seluruh permukaan gigi baik rahang atas maupun rahang bawah.

Gigi susu sebaiknya dipertahankan selama mugkin sampai tiba waktunya untuk tanggal sendiri. Mengapa penting karena gigi susu akan memberikan ruang kepada gigi permanen yang akan tumbuh dibawahnya. Gigi susu yang dirawat denga baik akan membantu merangsang perkembangan rahang.

Hasil kuesioner menunjukkan bahwa seluruh responden mengenyam pendidikan formal (100%). Mayoritas responden, sebanyak seventy nine,41% memiliki jenjang pendidikan hingga perguruan tinggi, sedangkan responden dengan pendidikan dasar (Dasar / Menengah / Atas) hanya sebesar 20,58%. Bila bulu sikat sudah mengalami perubahan bentuk serta posisi tidak perlu untuk menunggu sampai three bulan, kita bisa mulai mengganti sikat ketika bulu sikatnya sudah mengalami kerusakan. Memaksa menggunakan sikat gigi yang bulunya sudah mekar hanya akan membuat hasilnya tidak maksimal. Untuk anak pilih sikat gigi yang kecil baik tangkai maupun kepala sikatnya, sehingga mudah dipegang dan tidak merusak gusi.

Maka dari itu pula penting bagi seorang orang tua memiliki sedikit pengetahuan umum tentang kesehatan gigi dan mulut anak. Umumnya anak Down syndrome memerlukan pelatihan khusus dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, seperti aktivitas menggosok gigi secara rutin atau flossing untuk membersihkan sela-sela gigi dari sisa makanan. Penyakit gigi yang disebabkan oleh karang gigi dan gigi berlubang dapat dihindari dengan mudah. Dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut serta pola hidup yang sehat.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Sebaiknya hindari memberikan makanan atau camilan manis yang mengandung gula, seperti coklat, permen, biscuit manis, dan sebagainya. Sebab makanan manis akan menyisakan kotoran di gigi yang akan menimbulkan plak, gigi berlubang hingga karang gigi yang penuh bakteri. Bakteri inilah yang menghasilkan toksin sehingga menimbulkan inflamasi di gusi. Kenalkan dengan makanan sehat agar kesehatan gigi si kecil tetap terjaga.

Anak sudah mulai bisa menyikat giginya sendiri namun harus dengan pengawasan orang tua. Setelah anak selesai menyikat giginya, sebaiknya Anda sikat kembali seluruh giginya untuk memastikan benar-benar bersih. Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimum untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Gigi dan mulut yang sehat bisa mencegah penyebaran Covid-19, terutama bagi anak-anak. Setelah anak mulai tumbuh gigi, saatnya untuk memperkenalkan sikat gigi dengan bulu lembut dan pasta gigi. Pilih sikat seukuran anak yang memiliki kepala sikat lebih kecil yang dapat masuk ke celah-celah mulut anak. “Berawal dari diri sendiri dengan disiplin menanamkan pentingnya menjaga kesehatan gigi.

Di saat yang sama, Mama juga bisa menerapkan kebiasaan untuk menyikat gigi sesuai jadwal. Beri pemahaman mengapa anak perlu menyikat gigi teratur dan pentingnya kesehatan gigi bagi mereka. Dehidrasi pada anak-anak dapat menjadi awal dari kebersihan mulut yang buruk. Sariawan menyebabkan anak merasa kesakitan saat menyikat gigi sehingga mereka tidak menyikatnya dengan baik atau pun malas. Mama perlu memastikan sikat gigi yang digunakan memang khusus untuk anak-anak. Biasanya, anak usia batita masih belum bisa memegang benda-benda kecil, termasuk sikat gigi.

HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya. Untuk anak-anak yang mengalami kesulitan duduk tegak, beanbag dapat membuat anak tetap nyaman tanpa takut terjatuh. Jika bayi menolak untuk dibersihkan mulutnya, ajaklah berbicara, bercanda atau bernyanyi.

Merawat gigi susu memang memiliki tantangannya sendiri Moms, karena e-mail pada gigi susu lebih lemah daripada e mail pada gigi orang dewasa. Meski cara menjaga kesehatan gigi untuk setiap anak sama saja, tapi untuk anak berkebutuhan khusus harus lebih ekstra dan spesifik. Saat Anda mengalami keluhan seputar kesehatan gigi dan mulut, jangan ragu untuk mengunjungi dokter gigi Anda agar bisa menjalani pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Selalu sikat gigi setidaknya dua kali sehari dan pastikan Anda menyikat gigi dengan benar.

Yutan