7 Makanan Penambah Imun Untuk Bantu Cegah Bunda Tertular Covid

Zinc berfungsi untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit. Tubuh juga membutuhkan zinc untuk membuat protein dan DNA, materi genetik di semua sel, serta penting untuk menjaga fungsi indera perasa dan penciuman. Selain itu, konsumsi vitamin C paling baik dilakukan pada siang hari dengan dosis yang cukup daripada mengambil seluruh dosis harian sekaligus. Peran vitamin dan mineral seperti vitamin C, D, Zinc, serta vitamin E penting dalam menjaga kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin C bisa menurunkan daya tahan tubuh, sehingga membuat seseorang mudah sakit.

Mengkonsumsi vitamin C itu penting bagi imunitas tubuh

Prinsip gizi seimbang adalah makan beraneka ragam pangan yang mengandung karbohidrat , protein (lauk-pauk), vitamin/mineral , dan jangan abaikan olahraga untuk menjaga kebugaran. Tidak hanya mengonsumsi berbagai vitamin dan suplemen, Anda juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan menjalani vaksinasi COVID-19. Oleh karena itu, Prof Tati menegaskan, mengonsumsi asupan mengandung vitamin C secara terus-menerus justru sangat dianjurkan untuk siapa saja. Prof Dr dr Saptawati Bardosono MSc dari Perhimpunan Nutrisi Indonesia mengatakan bahwa vitamin C yang juga dikenal sebagai asam askorbat, punya banyak khasiat untuk tubuh. Vitamin C ternyata memiliki waktu terbaiknya sendiri atau waktu paling optimum Kakek Merah FAFAFA agar tubuh bisa menyerapnya dengan baik.

Selain itu, vitamin yang memiliki nama lain asam askorbat ini membantu melindungi sel darah putih dari kerusakan akibat radikal bebas yang dihasilkan saat tubuh melawan penyebab infeksi tersebut. Para ahli percaya bahwa tubuh Anda menyerap vitamin lebih efisien dari sumber makanan, daripada suplemen, cara terbaik untuk mendukung sistem kekebalan Anda adalah makan makanan yang seimbang. “Ada tiga macam vitamin yang menjadi kebutuhan utama di masa pandemi ini, yaitu vitamin C, vitamin D3,dan zinc. Kandungan vitamin C berupa asam askorbat pada jeruk berkisar antara mg per a hundred ml. Tidak hanya dari buahnya, namun konsumsi jeruk bersama kulitnya diketahui lebih banyak memberi manfaat kesehatan, yaitu dari senyawa fungsional terutama flavonoid yang lebih banyak dijumpai pada kulit jeruk. Alternatif produk dimana jeruk dapat dikonsumsi bersama kulitnya antara lain dalam bentuk infused water.

Selain sebagai antioksidan, juga mendukung sistem imunitas, terutama membantu sel-sel tubuh dalam memerangi infeksi. Sekaligus berperan dalam proses regenerasi sel, sehingga sistem kekebalan tubuh kita terjaga dengan baik. RADAR JOGJA –Pada situasi pandemi Covid-19 saat ini, tubuh yang sehat dan bugar adalah dambaan setiap orang. Cara untuk menjaga kesehatan dengan menjaga imunitas tubuh agar tetap dalam kondisi baik. [newline]Hal itu menjadi kunci utama dalam memerangi virus, bakteri, toxin, dan patogen berbahaya yang mungkin masuk ke dalam tubuh kita.

Berdasarkan penelitian, vitamin B juga dapat meningkatkan sel-sel kekebalan tubuh. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Vitamin C adalah salah satu suplemen yang paling populer. Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air adalah antioksidan kuat yang bertindak sebagai bahan pembangun kolagen, membantu penyembuhan luka, dan juga berperan dalam fungsi kekebalan tubuh. Vitamin ini pula yang banyak diburu masyarakat terutama sejak awal saat pandemi Covid-19 merebak. Untuk menjaga imunitas pasca vaksinasi, penting untuk tetap mengonsumsi asupan sehat serta vitamin tambahan. Jika Anda berpikir untuk mendapatkan vitamin C dosis tinggi melalui suntikan, bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko yang mungkin terjadi.

Oleh sebab itu, pola gizi seimbang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari supaya kekebalan tubuh menjadi semakin baik. Vitamin C dan E dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga sangat diperlukan dalam situasi pandemi Covid-19 ini. Kacang-kacangan bisa menjadi pilihan sumber makanan yang memiliki banyak vitamin untuk daya tahan tubuh. Di dalam kacang-kacangan terdapat zin, protein, dan serat yang tinggi yang membantu tubuh untuk meningkatkan imunitas. Kunyit memiliki kandungan kurkumin dan yang bersifat antioksidan dan berperan untuk menjaga sistem imun. Kunyit juga mengurangi risiko penyakit diabeter, demensia, ganggaun jantung, sampai penyakit tumor.

Sumber vitamin C antara lain adalah jeruk, pepaya, jambu biji, brokoli dan bunga kol. Fungsi utama protein adalah memelihara dan mengganti sel-sel yang rusak, serta mengatur fungsi fisiologis organ tubuh. Protein juga berperan membentuk antibodi dalam sel darah putih, sehingga dapat meningkatkan respon kekebalan tubuh dan membunuh lebih banyak virus/bakteri yang masuk tubuh. Sumber protein hewani memiliki nilai biologis lebih tinggi dibandingkan sumber protein nabati, karena dari segi kualitas dan kuantitas komposisi asam aminonya lebih baik. Berbagai sumber protein adalah daging sapi, ayam, ikan, susu dan hasil olahannya, tempe, tahu, kacang-kacangan, dan lain-lain. Selain untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari penyakit, vitamin ini juga berfungsi sebagai antioksidan.

Jakarta, Beritasatu.com – Menjaga imunitas tubuh merupakan salah satu kunci utama agar tidak tertular virus di tengah situasi pandemi corona atau Covid-19. Menurut Dewi, pada penderita COVID-19 dengan gejala ringan yang biasa disebut OTG, kadar antioksidan dan tingkat inflamasinya tidak tinggi, sehingga dirasa tidak perlu penggunaan vitamin C. “Tetapi jika kita ingin mengkonsumsi vitamin C untuk keseharian boleh saja bila kita merasa bahwa asupan vitamin C tidak cukup kita dapatkan dari sayuran dan buah-buahan,” jelasnya.

Yutan